Pak Calon Walikota Inkamben. Plis deh open your mine. Semua Gang di kampungku di pasang gambar itu dan hampir setiap 4-6 meter ada 1 gambar. Bisa di bayangkan to betapa rame nya di kampung. begitu keluar wih.... seolah olah Calon ini sedang berasumsi kalo beliau perlu banget mengenalkan wajah yang sudah sangat familiar dan semua orang di Salatiga Muskil tidak mengetahui wajah itu.
Pak Calon Walikota Inkamben yang terhormat. Sudah 5 tahun anda memimpin kota Salatiga ini, Kota kecil mungil yang sangat sejuk dan damai. Seandainya saja 5 tahun itu anda gunakan waktu mu untuk benar-benar bekerja. PERLUKAH ANDA MEMASANG GAMBAR SEBANYAK ITU? Apa yang anda takutkan sebenarnya? Dulu aku mendukung mu. Sekarang juga aku mendukung mu. Tapi begitu anda memasang gambar begitu rupa. Keragu-raguan ku malah muncul..... ANDA SEDANG KETAKUTAN APA?
Itu masih belum selesai pak.
Pulang dari jalan-jalan keliling kota dan berusaha mengais rupiah dari jalan. Pulang gawe mengucap salam dan istri tercinta membuka kan pintu dengan wajah ceria nya. Seperti biasa anak anak ku menyambut dengan gegap gempita. Begitu duduk... ooohhh mai got. Gelas dan gambar coy. Istri cerita kalo sore tadi habis pengajian dan dapet bungkusan itu. Pak wakil inkamben yang memberi Tauziah cerita istri. Hah? pengajian atau kampanye mah? Istri tercinta hanya senyum lucu. Ya gitu deh di jawab nya.
Kejar setoran pak? makin mikir aku dengan jalan pikiran mereka... 5 tahun pak haris pun engga pernah nengok kampung ku, tiba tiba WAH... mendadak ustad?
aku bukan team sukses hanya sekedar share ya kawan. kayak nya golput pilihan yang tepat.


