Sabtu, 07 Januari 2017

Salatiga Memilih


Setelah beberapa tahun berjibaku dengan beberapa masalah pribadi, serta keinginan keinginan yang muskil untuk di gapai, dan beberapa masalah masalah yang senantiasa di hadirkan di hadapan hamba Nya ini. Aku mau ungkap kan uneg uneg ku.




Pak Calon Walikota Inkamben. Plis deh open your mine. Semua Gang di kampungku di pasang gambar itu dan hampir setiap 4-6 meter ada 1 gambar. Bisa di bayangkan to betapa rame nya di kampung. begitu keluar wih.... seolah olah Calon ini sedang berasumsi kalo beliau perlu banget mengenalkan wajah yang sudah sangat familiar dan semua orang di Salatiga Muskil tidak mengetahui wajah itu.
Pak Calon Walikota Inkamben yang terhormat. Sudah 5 tahun anda memimpin kota Salatiga ini, Kota kecil mungil yang sangat sejuk dan damai. Seandainya saja 5 tahun itu anda gunakan waktu mu untuk benar-benar bekerja. PERLUKAH ANDA MEMASANG GAMBAR SEBANYAK ITU? Apa yang anda takutkan sebenarnya? Dulu aku mendukung mu. Sekarang juga aku mendukung mu. Tapi begitu anda memasang gambar begitu rupa. Keragu-raguan ku malah muncul..... ANDA SEDANG KETAKUTAN APA?


Itu masih belum selesai pak.




Pulang dari jalan-jalan keliling kota dan berusaha mengais rupiah dari jalan. Pulang gawe mengucap salam dan istri tercinta membuka kan pintu dengan wajah ceria nya. Seperti biasa anak anak ku menyambut dengan gegap gempita. Begitu duduk... ooohhh mai got. Gelas dan gambar coy. Istri cerita kalo sore tadi habis pengajian dan dapet bungkusan itu. Pak wakil inkamben yang memberi Tauziah cerita istri. Hah? pengajian atau kampanye mah? Istri tercinta hanya senyum lucu. Ya gitu deh di jawab nya.
Kejar setoran pak? makin mikir aku dengan jalan pikiran mereka... 5 tahun pak haris pun engga pernah nengok kampung ku, tiba tiba WAH... mendadak ustad?
aku bukan team sukses hanya sekedar share ya kawan. kayak nya golput pilihan yang tepat.

Sabtu, 09 Januari 2016

Ga Terasa tiba-tiba sudah selapan

Tanggal 7 Desember 2015 lalu lahir dengan operasi kecil anak ku yang ke 4, ini anak terakhir ku, gembira nya hati melihat tanggisan pertama nya, melihat dia langsung diam begitu aku kumandangkan Azan di telinga kanan nya. Matanya terlihat berbinar, dan menangis lagi saat Azan yang aku bisikan selesai.

Semoga Allah Menjadikan nya salah satu umat NYA yang Berguna untuk Keluarga, Bangsa dan Negaranya.



Jumat, 30 Oktober 2015

Just movie playing

Hari ini tidak banyak kegiatan, hanya beberapa temen datang kangen pingin ngobrol, ada juga yang ninggalin rokok Marlb*ro yang masih setengah bungkus, lumayan dah 3 bulan engga ketemu rokok ini sejak krismon keuangan keluarga. setelah itu, aku sempatkan nonton film, di http://ganoolmovie.com/the-shawshank-redemption-1994/
Nonton Film The Shawshank Redemption (1994)

Bukan film jadul kalo kita blm menonton nya hehehehehe....

Banyak pelajaran yang di sampaikan di film ini, rekomen bintang lima deh, salut ama sutradara nya, yang bisa menyampaikan pesan-pesan secara lugas dan mudah di pahami.

"Sibuk untuk terus hidup, atau Sibuk untuk sekarat"

Thanks

Kamis, 29 Oktober 2015

REPEATER MANDIRI

Menyambung dari pembahasan "LONG RANGE BACKBONE 70 KM TANPA TOWER" yang menjadi kendala adalah ketersediaan power suplay (PLN) yang tidak bakal ada di sekitar lokasi di mana kita akan mendirikah "hotspot". Dengan design tanpa tower sudah pasti kita akan menempatkan perangkat di atas ketinggian. Di puncak gunung dengan ketinggian fantastis (untuk mengejar LOS untuk jarak yang sangat jauh). untuk kasus yang sedang aku alami, kebetulan ada sebuah gunung yang bisa membantu penempatan Repeater. Sayangnya di puncak gunung ini tidak ada penghuni nya. dari design awal aku menggunakan tower tri angel dengan tinggi 40 meter. (ketinggian fantastis untuk tower tri angel) dengan ketinggian tersebut aku tahu, nantinya akan sangat susah mantenance nya, pembangunan nya akan sangat terlihat jelas, dan sangat riskan kita tinggal kan tower yang berdiri sendiri di punggung gunung dekat dengan jalan raya. pasti banyak tangan tangan jahil yang akan colak colek.
Akhir nya aku putuskan untuk menyembunyikan tiang pemancar dan menempatkan di atas gungung. meski putusan ini juga ada sedikit kendala, karena tanah yang akan kita tancapkan tiang penyangga adalah tanah milik perhutani. itu kendala awal, kendala kedua ya itu tadi POWER nya dari mana?
Dari bisik bisik temen di sana, ternyata engga apa apa pasang Mini Pole, asal tidak menebang pohon.... atau merusak pohon-pohon yang ada.... horeeeeeee kendala pertama selesai... sekarang kedala power suplay.... hemmmm pilihan jatuh dengan menggunakan "Listrik Tenaga Surya" brosing-brosing ketemulah spesifikasi yang bisa di gunakan untuk mensuplay perangkat ku, harga nya terjangkau kalo aku hitung-hitung sama banyak nya (bahkan mungkin lebih murah) dari pada pasang listrik konvensional dengan PLN, yang mana ada kendala juga kalo PLN daerah sana sering padam. Lengkap sudah alasan ku menggunakan PLTS.....


Jadilah design ku yang dengan sederhana aku gambarkan seperti ini :
hehehe antena omni mimo aku serahkan kepada R-Net, sesuai rekomendasi dari para suhu di mikrotik.co.idBarang dalam negri tapi kualitas nya engga kalah, Radio link nya mungkin akan jatuh ke UBNT dengan Air Fiber X series, yang sudah terbukti tembus di jarak 250 km.
hemmmm apa lagi yaaa..... oya Surya Panel menggunakan paketan surya panel 250 watt, sangat lebih dari cukup yang kebutuhan ku engga sampe 50 watt. Mudah mudahan benar perhitungan ku, power bakup nya mampu bekerja 2x24 jam jika tidak ada sinar matahari,
oya "mini pole" tower nya cukup dengan 2 pipa 2 inch atau 2 pipa 4 inch, jadi semua bahan mudah-mudahan tersedia di toko sekitar. Engga perlu import dari jawa.

hemmm untuk detail material, nanti dah aku tulis lagi kalo ada waktu senggang.....

terimakasih

Selasa, 27 Oktober 2015

Pentingnya Radio Network Planing

Penting nya Radio Network Planing (RNP) sebelum implemantasi lapangan.

Dari berbagai forum network yang aku baca, jika ada yang akan membangun jaringan internet berbasis radio network, selalu bertanya "bisakah jarak 1 km dari a ke b" atau  pertanyaan pertanyaan buta yang harus nya di jawab dengan survey lapangan atau survey berbasis data peta kontur.

Sebuah jaringan internet berbasis radio, baik itu Point to Point (PTP), Point to Multi Point (PTMP) di perlukan kajian yang mendalam. untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari suatu perangkat Radio.

Setelah Planing di tetap kan di situ kita bisa melihat bagaimana jaringan akan bekerja, menggunakan perangkat dengan spesifikasi seperti apa, dan material pendukung nya seperti apa.

Dalam RNP, jarak 10 km dari BTS A ke BTS B adalah bukan jarak yang jauh, malah pernah Aku melakukan survey yang jarak nya hanya 800 meter di Kalimantan Tengah. Secara kasat mata saja sudah pasti los wong site A dan site B terlihat jelas. tp Pihak operator tetap melakukan survey dan laporan secara lengkap. (hebat..... operator kuning pemiliknya)

Buat teman-teman yang akan membangun jaringan internet berbasis WIFI kah atau Radio link kah, ada baiknya melakukan Planing dulu sebelum implementasi lapangan. Sejauh apapun jaringan yang akan di bangun jika kita sudah mantap dengan planing, pasti di lapangan akan bekerja dengan tenang, pasti los dengan hasil yang maksimal.

terimakasih

LONG RANGE BACKBONE 70 KM TANPA TOWER

Awal bulan Sebtember 2015 ada temen ku minta di buat kan planing radio link dengan jarak yang fantastis 70 km. Wiiihhhhhhhhhhh..... sedang aku berbekal data yang sudah hampir 4-5 tahun engga aku buka, dengan tekat yang kuat (walah) akhirnya ku buka buka lagi hardisk bakup yg sudah lama bertengger di atas lemari......


mengingat pentingnya radio network planing sebelum implementasi lapangan. planing ini benar-benar aku pelajari dari berbagai sumber. Dari Wikimapia, google map, sampai ke a bike ride hehehehe... semua aku pilah satu persatu untuk membantu putusan coordinat yang sesuai dengan planing.

topologi nya seperti berikut


melihat topologi sederhana seperti itu, dan berbekal akses internet gratisan dari free hotspot warung makan sebelah kontrakan. akhirnya aku kerjakan pekerjaan rumah selama hampir 2 minggu.wakakakaka.... otak udah karatan...... dulu kerjaan begini 2 jam juga kelar. sekarang bujug... 2 minggu. hebat nya tanpa bekal apapun.

akhirnya tercapai sudah cita cita nya......





hasil bertapa selama 2 minggu, semua link los di ketinggian 7 meter... ketinggian yang sangat realistis untuk membangun sebuah jaringan internet tanpa menggunakan tower yang tinggi dengan biaya yang mahal.